LINK PENTING






![]() | Today | 556 |
![]() | Yesterday | 1557 |
![]() | This week | 6655 |
![]() | Last week | 11974 |
![]() | This month | 37122 |
![]() | Last month | 52370 |
![]() | All days | 821911 |
We have: 13 guests online
Your IP: 38.107.179.231
,
Today: Feb 23, 2012
Your IP: 38.107.179.231
,
Today: Feb 23, 2012
TRAFFICT LIVE
| Bukan Ciri Islam |
| Written by Slamet Wibowo | |||
| Thursday, 16 June 2011 00:53 | |||
|
Munculnya faham dan gerakan radikal tersebut terjadi karena mereka mengklaim sebagai kelompok yang paling benar dan yang paling baik. Sementara kelompok lain merupakan kelompok yang tersesat. Dengan pandangan semacam ini maka umat Islam mudah terjerembab ke dalam jurang dogmatisme dan fanatisme yang sangat akut. Sehingga ujung-ujungnya efek yang ditimbulkan adalah menguatnya sikap tidak toleran dan anti keragaman dalam diri umat Islam. Selain merugikan umat Islam sendiri , sikap fanatisme dan dogmatisme yang cenderung eksklusif tersebut secara eksplisit telah mengingkari nilai-nilai fundamental Islam sendiri. Mengklaim diri benar merupakan tindakan yang sah-sah saja dalam kehidupan beragama, namun kalau semangat itu kemudian menjadikan kita tidak terbuka dan tidak toleran dengan pihak lain itu merupakan sebuah kesalahan yang sangat fatal. Justru kebenaran yang kita yakini tersebut harus kita teguhkan dengan bersikap terbuka pada pihak lain. Artinya kesediaan kita berbaur dengan yang lain adalah justru untuk meneguhkan keislaman kita. Islam justru mengajarkan kesejukan, kedamaiaan serta tolerasnsi yang hakiki seperti yang dilakukan oleh Rasululah Muhammad SAW. Dalam tindakan dan pikiran Rasul dengan membuat serta menanda tangni “Piagam Madinah”, dimana Rasululah memberikan perlindungan seutuhnya pada umat Nasrani dan Yahudi yang hidup bersama umat Muslim di Madinah. Baca Selengkapnya di Artikel Asalnya http://www.komhukum.com/artikel-feed-7
|






